Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahSultraWakatobi

Penguatan Peran Bunda PAUD Dukung Wajib Belajar 13 Tahun Menuju Generasi Emas Wakatobi

115
×

Penguatan Peran Bunda PAUD Dukung Wajib Belajar 13 Tahun Menuju Generasi Emas Wakatobi

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Eliati Haliana, SKM/Bunda PAUD Kabupaten Wakatobi

Wakatobi, Kilasbalik.id – Penguatan peran Bunda PAUD dalam mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun terus menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Wakatobi. Kegiatan ini difokuskan pada pendidikan 1 Tahun Pra Sekolah sebagai fondasi utama pembentukan karakter dan kualitas generasi masa depan menuju Generasi Emas Wakatobi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Bertempat di Blue Ocean View Wakatobi, kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Wakatobi dengan melibatkan para Bunda PAUD, tenaga pendidik, serta stakeholder pendidikan di Kabupaten Wakatobi pada Minggu, 5 Juli 2026

Bunda PAUD Kabupaten Wakatobi, Hj. Eliati Haliana, SKM menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sejak usia dini. Menurutnya, keberhasilan program Wajib Belajar 13 Tahun tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, pendidik hingga pemerintah desa dan kelurahan.

“Pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter, kecerdasan, dan kesiapan belajar anak. Karena itu, kami terus mendorong agar seluruh anak usia 5-6 tahun mendapatkan layanan PAUD minimal satu tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar,” ujar Hj. Eliati Haliana, SKM.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan peran Bunda PAUD di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjadi langkah penting dalam memperluas edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pendidikan sejak dini. Melalui kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Wakatobi optimistis dapat meningkatkan partisipasi pendidikan anak usia dini secara merata di seluruh wilayah kepulauan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal, Yulianti, S.Pd., MM menyampaikan bahwa program penguatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang holistik dan integratif. Menurutnya, pendidikan usia dini tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik anak, tetapi juga penguatan karakter, kesehatan, gizi, dan pola pengasuhan yang baik.

“Melalui penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas pendidik PAUD, kami berharap seluruh satuan PAUD di Wakatobi mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, ramah anak, dan mampu menciptakan generasi yang kreatif serta memiliki daya saing di masa depan,” ungkap Yulianti, S.Pd., MM.

Program penguatan peran Bunda PAUD ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam meningkatkan angka partisipasi PAUD dan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, organisasi masyarakat, serta keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Example 300250
Example 120x600