Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahKriminalSultraWakatobi

Dugaan Penyiksaan Dua Remaja di Wakatobi Viral, Korban dan Keluarga Minta Keadilan

61
×

Dugaan Penyiksaan Dua Remaja di Wakatobi Viral, Korban dan Keluarga Minta Keadilan

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Korban Rizky Adytia, Sumber : Facebook/Moms Zahra

WAKATOBI, Kilasbalik.id Kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap dua remaja di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparat kepolisian dalam peristiwa tersebut memicu perhatian luas masyarakat yang meminta penanganan kasus dilakukan secara terbuka dan profesional.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari BumiSultra.com, salah satu korban berinisial Risky Adytia (17) mengaku mengalami tindakan kekerasan hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit. Dugaan persoalan disebut bermula dari penjualan rokok ilegal hasil sitaan yang kemudian memicu konflik terkait pembagian uang hasil penjualan.

Korban mengaku dirinya bersama rekannya dijemput secara paksa sebelum mengalami dugaan penganiayaan. Foto kondisi korban yang beredar luas di media sosial kemudian memancing reaksi publik dan desakan agar kasus tersebut diusut tuntas.

“Saya dipukul berkali-kali dan merasa ketakutan saat kejadian itu berlangsung. Saya berharap ada keadilan dan perlindungan untuk kami,” ungkap korban sebagaimana dikutip dari keterangan yang beredar.

Pihak keluarga korban juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap siapapun yang terbukti terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami hanya ingin keadilan. Jangan ada yang ditutupi. Siapapun yang bersalah harus diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar keluarga korban.

Sementara itu, masyarakat berharap institusi terkait segera memberikan klarifikasi resmi agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah publik.

“Kasus ini harus ditangani secara serius dan transparan agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga,” ujar salah satu tokoh masyarakat Wakatobi.

Hingga saat ini, kasus dugaan penyiksaan tersebut masih menjadi perhatian masyarakat luas dan terus berkembang seiring desakan publik agar proses hukum berjalan profesional, transparan, dan berkeadilan.

Example 300250
Example 120x600