Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahSultraWakatobi

Rayakan Dua Tahun GEPPMACIB, Hardianti Harun Ajak Mahasiswi Berani Terlibat dalam Politik

722
×

Rayakan Dua Tahun GEPPMACIB, Hardianti Harun Ajak Mahasiswi Berani Terlibat dalam Politik

Sebarkan artikel ini

Wakatobi, Kilasbalik.id — Gerakan Perubahan Pemuda Mahasiswa Cia-Cia Binongko (GEPPMACIB) memperingati dua tahun perjalanannya dengan menggelar kegiatan Dialog pada Selasa, 27 Januari 2026 di Pantai Yoyo Pulau Binongko.

Tema dialog adalah peran perempuan dalam politik dan pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi penting untuk menegaskan bahwa politik bukan milik laki-laki semata, melainkan milik semua warga negara, termasuk perempuan.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Hardianti Harun, Anggota DPRD Daerah Pemilihan Binongko. Ia menekankan bahwa perempuan merupakan penggerak utama pembangunan berkelanjutan, dimulai dari lingkup rumah tangga, komunitas, hingga ruang-ruang pengambilan kebijakan.

“Jika perempuan ikut menentukan kebijakan, maka Wakatobi akan dibangun dengan hati, dengan keberlanjutan, dan dengan keberpihakan yang nyata kepada rakyat,” tegasnya di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Hardianti mendorong perempuan untuk tidak memandang politik sebagai sesuatu yang jauh dan rumit. Keterlibatan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti hadir dalam musyawarah desa, aktif menyampaikan aspirasi saat anggota DPRD melakukan reses, serta terlibat dalam organisasi sosial dan kemahasiswaan.

“Dari ruang-ruang kecil itulah perempuan bisa menjadi pusat kebijakan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Secara khusus, Hardianti juga menyampaikan pesan kuat kepada adik-adik mahasiswa, terutama perempuan, agar tidak ragu mengambil peran di ruang publik dan politik.

“Jangan tunggu sempurna untuk mulai terlibat. Tidak ada orang yang langsung siap seratus persen. Pemimpin lahir dari keberanian mencoba, bukan dari kesempurnaan,” pesannya.

Menurutnya, politik membutuhkan lebih banyak perempuan yang mau belajar, mau mendengar, dan mau memperjuangkan kepentingan bersama. Kehadiran perempuan dalam politik bukan hanya soal representasi, tetapi juga tentang menghadirkan perspektif keadilan, empati, dan keberlanjutan dalam setiap kebijakan.

Peringatan dua tahun Geppmicab ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda, khususnya perempuan, sebagai subjek utama perubahan dan pembangunan Wakatobi yang lebih adil dan berkelanjutan.

Example 300250
Example 120x600