Wakatobi,Kilasbalik.id – Gerakan Perubahan Pemuda Mahasiswa Cia-Cia Binongko (GEPPMACIB) memperingati dua tahun perjalanannya dengan menggelar Milad ke-2 yang dirangkaikan dengan Dialog Keperempuanan pada Selasa, 27 Januari 2026, di Pantai Yoro, Kelurahan Wali, Pulau Binongko.
Kegiatan ini mengusung tema “2 Tahun GEPPMACIB Membangun: Perempuan Berdaya, Wakatobi Sentosa” dan dihadiri oleh rombongan Pemerintah Kabupaten Wakatobi, di antaranya Asisten I Setda Kabupaten Wakatobi yang mewakili Bupati Wakatobi, Ketua TP PKK Wakatobi, anggota DPRD Dapil Pulau Binongko, para Kepala Dinas lingkup Pemkab Wakatobi, serta perwakilan BAZNAS.
Sebagai Ketua Panitia Milad ke-2 GEPPMACIB sekaligus Ketua Mouse (Gadis) GEPPMACIB, Nurbaya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang penting untuk memperkuat kesadaran kolektif tentang peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.
Menurut Nurbaya, dialog keperempuanan menjadi medium untuk menegaskan bahwa perempuan bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek utama perubahan yang memiliki hak dan kapasitas untuk terlibat aktif di ruang sosial, pendidikan, dan pengambilan kebijakan.
“Tema ini kami angkat sebagai refleksi dua tahun perjalanan GEPPMACIB dalam membangun gerakan yang inklusif. Kami ingin memastikan perempuan, khususnya perempuan muda dan mahasiswi, memiliki ruang, keberanian, dan kepercayaan diri untuk terlibat dalam proses pembangunan Wakatobi,” ujar Nurbaya.
Dalam laporan kepanitiaannya, Nurbaya juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Pemerintah Kecamatan Binongko dan Kecamatan Togo Binongko, para kepala desa dan lurah, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Pulau Binongko atas dukungan dan partisipasi dalam menyukseskan agenda tersebut.
Lebih lanjut, ia berharap Milad ke-2 GEPPMACIB ini dapat menjadi ruang yang mempererat hubungan dan sinergi antara Pemerintah Daerah, mahasiswa, dan masyarakat dalam membangun Pulau Binongko dan Wakatobi secara berkelanjutan.
“GEPPMACIB akan terus mendorong lahirnya perempuan-perempuan berdaya yang berani bersuara, berpikir kritis, dan mengambil peran sebagai agen perubahan di daerahnya sendiri,” tambahnya.
Peringatan dua tahun GEPPMACIB ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen organisasi dalam mendorong partisipasi aktif generasi muda, khususnya perempuan, sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan Wakatobi yang lebih adil, setara, dan sentosa.




















