Wakatobi, Kilasbalik.id – Komitmen sektor swasta dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan kembali ditunjukkan oleh J&T Express melalui program sosialnya bertajuk “J&T Antar Inspirasi”. Kali ini, perusahaan logistik berskala nasional tersebut meresmikan revitalisasi perpustakaan ramah anak di SD Negeri 2 Mola Utara, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi.
Program ini digagas melalui kolaborasi strategis bersama Taman Bacaan Pelangi, sebuah organisasi nirlaba yang telah lama berfokus pada pengembangan literasi anak-anak di wilayah terpencil. Tidak hanya membangun fasilitas fisik, program ini juga menyasar peningkatan kapasitas guru serta penciptaan ekosistem literasi yang berkelanjutan.
Peresmian perpustakaan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran manajemen J&T Express, tim Taman Bacaan Pelangi, para guru dan siswa, serta unsur pemerintah daerah Kabupaten Wakatobi.
“Literasi dan pendidikan adalah fondasi masa depan. Di J&T Express, kami percaya bahwa menjadi perusahaan yang berkelanjutan berarti turut membangun ekosistem yang mendukung generasi penerus,” ujar Adriansyah Halim, SH., MH., CPM., selaku Asisten CEO J&T Express.
Lebih lanjut, Adriansyah menyampaikan bahwa melalui J&T Antar Inspirasi, pihaknya tidak hanya memberikan fasilitas, tetapi juga mendorong dampak jangka panjang melalui pelatihan guru, penciptaan ruang baca yang nyaman, dan penanaman budaya baca sejak dini.
Perpustakaan yang diresmikan dilengkapi lebih dari 600 buku bacaan berkualitas, yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak-anak sekolah dasar. Ruang baca dirancang khusus agar menciptakan suasana yang menyenangkan, aman, dan mendorong minat baca anak-anak.
Sebagai bagian dari program, para guru juga mendapatkan pelatihan pengelolaan perpustakaan dari tim Taman Bacaan Pelangi, agar mereka mampu berperan sebagai fasilitator literasi aktif di sekolah masing-masing.
Nila Tanzil, Pendiri Taman Bacaan Pelangi, menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak untuk menjembatani kesenjangan literasi di wilayah terpencil.
“Anak-anak di daerah pelosok memiliki potensi yang sama dengan anak-anak di kota besar. Yang mereka butuhkan hanyalah akses dan kesempatan. Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan J&T Express, yang visinya sejalan dalam menciptakan perubahan sosial melalui pendidikan,” ujar Nila.
Sebagai informasi, Taman Bacaan Pelangi sejak 2009 telah membangun dan bermitra dengan lebih dari 259 perpustakaan anak yang tersebar di 19 pulau di Indonesia, menjadikannya mitra strategis dalam upaya pembangunan budaya baca di daerah-daerah yang minim akses terhadap bahan bacaan.
Turut hadir dalam acara peresmian ini antara lain Perwakilan Bunda Literasi Kabupaten Wakatobi, Sekretaris Daerah Kabupaten Wakatobi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wakatobi Ali Wangi, S.Pd, perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Wakatobi, serta Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Tenggara. Acara ini juga dihadiri para kepala sekolah, guru, orang tua, dan siswa SD Negeri 2 Mola Utara.




















