Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaDaerahPendidikanSultra

Inovasi Ecobrick Antar 2 Mahasiswa FPIK UHO Juara 1 KEIN 2026 Tingkat Nasional

115
×

Inovasi Ecobrick Antar 2 Mahasiswa FPIK UHO Juara 1 KEIN 2026 Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Al Azhar dan M Rezki usai pengumuman kejuaraan saat didampingi Dosen Pembimbing (bercadar) dan Dekan FKIP. Foto: Istimewa. (3/8/2026).

KENDARI, Kilasbalik.id – Dua mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Halu Oleo (UHO) berhasil mengharumkan nama kampus setelah meraih Juara 1 subtema Kelautan pada Kompetisi Esai Ilmiah Nasional (KEIN) 2026 tingkat mahasiswa se-Indonesia.

Kompetisi yang digelar FPIK UHO tersebut mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Laut” dan berlangsung di Hotel Horison Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Senin (3/8/2026).

Prestasi tersebut diraih oleh Al Azhar (angkatan 2024) dan M. Rezki (angkatan 2025). Keduanya mengusung esai berjudul Blue Coral Hub: Integrasi Ecobrick dan Restorasi Terumbu Karang untuk Konservasi Kelautan Berkelanjutan.

Melalui karya ilmiah itu, mereka menawarkan solusi inovatif terhadap persoalan sampah plastik di wilayah pesisir. Sampah yang terkumpul diolah menjadi ecobrick, lalu dimanfaatkan sebagai media transplantasi terumbu karang.

Prosesnya dimulai dengan memotong sampah plastik menjadi bagian kecil. Selanjutnya, plastik dipadatkan ke dalam botol, kemudian dilapisi beton hingga menjadi struktur yang kokoh untuk menopang pertumbuhan karang.

“Inovasi ini lahir dari keresahan kami melihat banyaknya sampah plastik di kawasan pesisir. Kami ingin membuktikan bahwa limbah tidak hanya bisa dikurangi, tetapi juga diubah menjadi solusi nyata untuk mendukung restorasi terumbu karang,” ujar Al Azhar, Rabu (5/8/2026).

Menurut Al Azhar, tantangan terbesar dalam penyusunan esai adalah menemukan gagasan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga mampu menjawab persoalan lingkungan secara nyata.

Setelah melalui berbagai diskusi dan kajian, ia bersama M. Rezki memutuskan mengangkat isu pengelolaan sampah plastik yang dipadukan dengan upaya restorasi terumbu karang sebagai solusi berkelanjutan.

Selama proses penyusunan hingga kompetisi berlangsung, keduanya mendapat pendampingan dari dosen pembimbing, Wa Jali, yang turut memberikan arahan dalam pengembangan konsep dan penyempurnaan karya ilmiah.

“Harapan kami, gagasan ini tidak berhenti di atas kertas. Kami ingin inovasi ecobrick sebagai media transplantasi karang dapat diterapkan di kawasan pesisir Indonesia sehingga memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat serta berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia.

Example 300250
Example 120x600