Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahSultraWakatobi

FGD Karang Atol Wakatobi Dorong Konservasi Berbasis Adat

38
×

FGD Karang Atol Wakatobi Dorong Konservasi Berbasis Adat

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Bupati Wakatobi, H. Haliana, SE saat membuka kegiatan Focus Group Discussion

WAKATOBI, Kilasbalik.id – Pemerintah Kabupaten Wakatobi bersama Yayasan Kepulauan Tukang Besi (YKTB) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Praktik Adat dan Budaya Lokal dalam Pengelolaan Karang Atol Wakatobi” di Lantai 2 Dinas Perpustakaan Daerah Wakatobi, Wangi-Wangi, Senin (22/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konservasi berbasis kearifan lokal di kawasan Cagar Biosfer Wakatobi.

FGD tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Wakatobi, tokoh adat, akademisi, pemerhati lingkungan, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Wakatobi H. Haliana menyampaikan apresiasi kepada YKTB Wakatobi atas komitmennya mendukung pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di daerah kepulauan tersebut.

Menurutnya, Wakatobi sebagai kawasan taman nasional dan cagar biosfer dunia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya alam dan upaya pelestarian lingkungan. Nilai-nilai adat dan budaya lokal dinilai menjadi modal sosial penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut dan pesisir.

“Berbagai praktik adat yang hidup dalam masyarakat Wakatobi mengandung nilai-nilai konservasi yang relevan hingga saat ini, mulai dari gotong royong, penghormatan terhadap alam, hingga pengaturan pemanfaatan sumber daya secara bijaksana,” ujar Haliana.

Melalui forum ini, pemerintah daerah berharap lahir rekomendasi yang konstruktif dan aplikatif dalam pengelolaan ekosistem karang atol dan kawasan pesisir berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga adat, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan Wakatobi.

Pemerintah Kabupaten Wakatobi juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan serta memperkuat peran masyarakat lokal dalam menjaga kawasan konservasi.

Example 300250
Example 120x600