Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahNasionalSultraWakatobi

Wakatobi Wave 2026 Dibuka, Haliana Dorong Pariwisata Buka Peluang Ekonomi Baru

49
×

Wakatobi Wave 2026 Dibuka, Haliana Dorong Pariwisata Buka Peluang Ekonomi Baru

Sebarkan artikel ini
Ketgam : Bupati Wakatobi Haliana bersama para tamu undangan memukul beduk secara bersama-sama sebagai tanda resmi dibukanya Wakatobi Wave 2026 di Maritim Center, Wangi-Wangi, Jumat (2/10/2026).

WAKATOBI – Gemerlap Wakatobi Wonderful Festival and Expo (Wave) 2026 kembali menyapa masyarakat dan wisatawan. Namun, bagi Pemerintah Kabupaten Wakatobi, gelaran tersebut bukan semata tentang pertunjukan dan promosi destinasi, melainkan bagian dari strategi memperluas peluang ekonomi masyarakat.

Wakatobi Wave 2026 resmi dibuka di Maritim Center, Kecamatan Wangiwangi, Jumat (2/10/2026), dengan kehadiran sejumlah pejabat pemerintah, anggota legislatif, akademisi, pelaku pariwisata serta pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Wakatobi Haliana mengatakan, kekuatan utama sebuah event pariwisata terletak pada manfaat yang mampu ditinggalkan bagi daerah dan masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan Wakatobi Wave diarahkan agar memiliki keterhubungan dengan berbagai sektor ekonomi.

Menurut Haliana, meningkatnya aktivitas wisata harus dapat membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM, ekonomi kreatif, jasa transportasi, usaha kuliner, kerajinan hingga berbagai produk lokal Wakatobi.

“Pariwisata harus memberikan dampak ekonomi. Ketika wisatawan datang, maka ada masyarakat yang mendapatkan manfaat dari kunjungan tersebut,” ujar Haliana.

Ia menilai Wakatobi memiliki modal besar untuk mengembangkan industri pariwisata karena tidak hanya mempunyai potensi alam bawah laut, tetapi juga budaya, tradisi, produk kreatif dan karakter masyarakat kepulauan yang menjadi kekuatan tersendiri.

Karena itu, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat posisi Wakatobi sebagai destinasi wisata. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar pengembangan pariwisata tidak berjalan sendiri, tetapi terhubung dengan sektor pembangunan lainnya.

Wakatobi Wave 2026 juga menjadi bagian dari kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata RI. Masuknya event tersebut dalam kalender nasional menjadi salah satu sarana untuk memperluas promosi Wakatobi kepada pasar wisatawan yang lebih luas.

Haliana berharap momentum Wakatobi Wave dapat dimanfaatkan masyarakat dan pelaku usaha untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan nilai produk lokal. Event pariwisata, kata dia, harus mampu menjadi ruang bertemunya promosi daerah dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Yang kita bangun bukan hanya sebuah event, tetapi ekosistem. Ada pariwisata, ada ekonomi kreatif, ada UMKM dan ada masyarakat yang harus mendapatkan manfaat,” katanya.

Ia menambahkan, keberlanjutan sektor pariwisata membutuhkan dukungan lintas sektor serta keterlibatan banyak pihak. Pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat daya tarik Wakatobi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Pembukaan Wakatobi Wave 2026 turut dihadiri Anggota DPR RI Jaelani, perwakilan Menteri Pariwisata Dwi Marhen Yono, perwakilan Gubernur Sulawesi Tenggara, Bappenas, Kementerian Kehutanan, Kementerian Koperasi, perwakilan Universitas Udayana, jajaran kepala daerah dan Forkopimda.

Turut hadir Wakil Bupati Wakatobi Safia Wualo, Ketua TP-PKK Wakatobi Eliati Haliana, Ketua DPRD Wakatobi Syaharuddin, Ketua Persatuan Istri Anggota DPRD Marlina Syaharuddin, Sekda Wakatobi Nadar, Ketua DWP Nurcita Nadar, anggota DPRD serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Wakatobi.

Example 300250
Penulis: CANDRA TASMINEditor: Redaksi Kilasbalik.id
Example 120x600