Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaButon RayaDaerahPendidikanSultraWakatobi

31 Mahasiswa AKKP Wakatobi Resmi Diwisuda, Mayoritas Lulusan Telah Kantongi Peluang Kerja

49
×

31 Mahasiswa AKKP Wakatobi Resmi Diwisuda, Mayoritas Lulusan Telah Kantongi Peluang Kerja

Sebarkan artikel ini

Wakatobi, Kilasbalik.id – Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AKKP) Wakatobi kembali menorehkan capaian membanggakan dengan mewisuda 31 mahasiswa dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Wanita, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, Selasa (28/7/2026).

Pelaksanaan wisuda tersebut menjadi bagian dari Wisuda Nasional Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) Jakarta yang digelar secara hybrid melalui Zoom dan dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Didit Herdiawan Ashaf.

Momentum ini juga menjadi wisuda perdana yang dilaksanakan di bawah identitas baru Ocean Institute of Indonesia, sebagai wujud transformasi pendidikan vokasi Kementerian Kelautan dan Perikanan yang semakin menitikberatkan pada penciptaan lulusan yang siap bersaing di dunia profesional.

Sebanyak 31 wisudawan berasal dari Program Studi Konservasi dan Program Studi Ekowisata Bahari. Menariknya, sebagian besar lulusan telah memperoleh kesempatan berkarier bahkan sebelum prosesi wisuda berlangsung. Sebanyak 18 lulusan mengikuti program pelatihan kerja di Jepang, sementara tiga lulusan lainnya telah diterima bekerja di sektor industri pariwisata di Kabupaten Wakatobi.

Ketgam : 31 mahasiswa AKKP Wakatobi yang menjalani prosesi wisuda di Gedung Wanita, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi. Foto: CND/Kilasbalik.id. (28/7/2026).

Direktur AKKP Wakatobi, Arham Rumpa, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia industri melalui lulusan yang memiliki keterampilan sesuai standar kerja.

“Keberhasilan lulusan memperoleh kesempatan kerja sebelum diwisuda menunjukkan bahwa pendidikan vokasi berjalan sesuai arah yang diharapkan. Fokus kami bukan hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan daya saing yang dibutuhkan dunia usaha maupun industri, ungkapnya.

Prosesi wisuda turut dihadiri Bupati Wakatobi, Haliana, yang juga menjabat sebagai Senat Kehormatan AKKP Wakatobi. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha untuk memperkuat pembangunan sektor kelautan dan pariwisata berbasis sumber daya manusia yang berkualitas.

“Kemajuan sektor kelautan, perikanan, dan pariwisata tidak dapat dicapai secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, institusi pendidikan, dan dunia usaha agar lulusan memiliki ruang berkembang sekaligus mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah, ujar Haliana.

Sebagai bagian dari penguatan jejaring industri, AKKP Wakatobi juga menjalin kerja sama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), yakni PT Wisata Kepulauan Indonesia dan Koperasi Family Garden. Nota kesepahaman tersebut mencakup pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi mahasiswa, pelaksanaan program magang, hingga pembukaan peluang kerja bagi para lulusan.

Pada kesempatan yang sama, penghargaan Adhi Widya Taruna diberikan kepada Tara Hayu Arkhais dari Program Studi Ekowisata Bahari dengan IPK 3,93 serta La Ode Aprilia Musanif dari Program Studi Konservasi dengan IPK 3,86 sebagai lulusan berprestasi terbaik pada masing-masing program studi.

Example 300250
Example 120x600