Wakatobi, Kilasbalik.id – Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi melakukan penarikan 34 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) yang di tempatkan di Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penarikan tersebut diwakili langsung ketua Alumni Unhas, La Tarima pada Selasa (10/2/2026)
Kegiatan yang digelar di Aula Gedung Wanita, Kecamatan Wangi-wangi itu dirangkaikan dengan Mini Expo, yang menampilkan berbagai hasil program kerja mahasiswa dari keempat posko KKN.
Posko Liya Togo menampilkan kekayaan budaya Liya Togo yang dipresentasikan oleh mahasiswa KKN dengan mengenakan busana adat. Selain itu, ditampilkan pula berbagai kerajinan tangan, sarung tenun yang telah memiliki katalog produk, peta lapisan Benteng Liya yang disusun secara sistematis melalui kegiatan ekspedisi mahasiswa, serta buku pelatihan dan modul hasil pelaksanaan program kerja KKN-T Unhas.
Kemudian, Posko Wapia-pia memamerkan program budidaya ulat maggot sebagai solusi pengolahan sampah organik bagi masyarakat. Posko Mola Nelayan Bakti menyajikan produk nugget ikan tuna hasil pelatihan mahasiswa KKN-T kepada masyarakat Suku Bajo. Adapun Posko Waginopo menampilkan inovasi tempat sampah hasil program kerja KKN-T Unhas sebagai upaya menanggulangi penumpukan sampah di desa.
Acara sebagai simbol pelepasan Pemda setempat itu dihadiri oleh Wakil Bupati Wakatobi, Safia Wualo, jajaran perangkat daerah, IKA Unhas Wakatobi, serta seluruh mahasiswa KKN-T Unhas, dan sejumlah OSIS dari berbagai SMA setempat.
Koordinator Kabupaten KKN-T Unhas, Muhammad Vispari, menyampaikan ucapan terima kasih yang besar kepada Pemerintah Kabupaten Wakatobi dan seluruh masyarakat atas dukungan, bimbingan, serta penerimaan yang hangat selama mahasiswa menjalankan KKN. Ia menegaskan bahwa keberhasilan program-program yang dilaksanakan selama 51 hari pengabdian tidak terlepas dari sinergi dan kerja sama yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Sementara itu, Wakil Bupati Wakatobi, Safia Wualo, memberikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa KKN-T Unhas dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menilai berbagai program yang dijalankan mahasiswa telah memberikan manfaat nyata serta selaras dengan kebutuhan masyarakat di desa-desa.
“Kami mengapresiasi kerja keras dan pengabdian mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin. Program-program yang dilaksanakan sangat membantu masyarakat dan mendukung upaya pembangunan daerah Wakatobi, Kami berharap apa yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi dan berkelanjutan kedepannya,” ujarnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakil Bupati Wakatobi bersama jajaran perangkat daerah turut mengunjungi setiap booth atau stand mini expo yang disiapkan oleh masing-masing posko KKN. Setiap stand menampilkan hasil dan inovasi mahasiswa, mulai dari produk UMKM lokal, media edukasi, dokumentasi kegiatan desa, hingga pengembangan potensi wilayah. Kunjungan ini juga menjadi ajang dialog langsung terkait peluang keberlanjutan program ke depan.
Kegiatan pelepasan ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan akhir mini expo. Melalui kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi dapat terus terjalin serta memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat Wakatobi.




















