Scroll untuk baca artikel
Example 728x250
BeritaDaerahSultra

Arah Baru PMII Baubau Periode 2025–2026 di Bawah Kepemimpinan Sahabat Izal

1681
×

Arah Baru PMII Baubau Periode 2025–2026 di Bawah Kepemimpinan Sahabat Izal

Sebarkan artikel ini

Baubau, Kilasbalik.id – 20 September 2025 – Momentum penting lahirnya arah baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Baubau akhirnya terwujud.

Melalui dinamika panjang, enam komisariat se-Kota Baubau secara tegas mengultimatum kepengurusan lama untuk mundur karena dinilai banyak melakukan maladministrasi, khususnya pelanggaran terhadap Peraturan Organisasi (PO) PMII.

Mandeknya penerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan menjadi puncak kekecewaan kader dan komisariat. Dalam situasi kritis ini, langkah strategis diambil: seluruh komisariat se-Kota Baubau sepakat menunjuk Sahabat Izal sebagai Ketua Cabang PMII Baubau periode 2025–2026.

Penunjukan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kepercayaan dan mandat moral dari kader untuk mengembalikan marwah organisasi.

Sahabat Izal menegaskan, “Langkah ini kita ambil demi menyelamatkan organisasi. Saya mengajak seluruh kader PMII untuk bahu membahu menjadikan kepengurusan ini lebih progresif, khususnya dalam penguatan kaderisasi dan fungsi kontrol terhadap pemerintah”, Ucapnya

“Secara legitimasi, saya berterima kasih kepada seluruh kader PMII yang telah memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada saya sebagai pemimpin pergerakan di Kota Baubau”, Lanjutnya

Dukungan penuh datang dari seluruh ketua komisariat. Salah satu ketua komisariat, Sahabat ARSAL Selaku Ketua Komisariat UM.Buton, menyatakan, “Penunjukan Sahabat Izal adalah langkah penyelamatan organisasi. Kami percaya di bawah kepemimpinan beliau, PMII Baubau akan kembali ke khitahnya sebagai wadah kaderisasi yang progresif dan kritis terhadap kebijakan publik.”

Dalam kepemimpinannya, Sahabat Izal membawa tiga agenda prioritas:

Penguatan Kaderisasi – membangun sistem kaderisasi yang lebih terarah dan berkesinambungan.

Penegakan Tata Kelola Organisasi – memastikan setiap program berjalan sesuai AD/ART dan PO PMII.

Penguatan Fungsi Kontrol Sosial – mengoptimalkan peran PMII sebagai mitra kritis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan publik.

Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi titik balik bagi PMII Baubau untuk kembali menjalankan visi pembaruan, penegakan aturan internal, dan penguatan peran kritis mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik. Arah baru PMII Baubau menegaskan bahwa organisasi mahasiswa bukan hanya tempat kaderisasi, tetapi juga benteng moral bagi masyarakat.

Example 300250
Example 120x600